HILTI PROFIS Anchor Channel

END USER AGREEMENT

 

PERJANJIAN PENGGUNA AKHIR

HILTI PROFIS Anchor Channel

 

 

 

 

 

 

This End User Agreement for the Hilti PROFIS Anchor Channel Software ("Agreement") by and between PT Hilti Nusantara at the Garden Centre Level 3 No 3 – 11B, Kawasan Komersial Cilandak, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560 Indonesia  (the "Software Provider") and you (the "Customer") is effective as of the date of the Customer`s acceptance of this Agreement ("Effective Date"). Within the registration process for the Software (as defined below), the Customer has accepted this Agreement by clicking the acceptance button prior to its first possibility to use the Software. The Customer herewith warrants and confirms to solely have entered complete and truthful information about its company within the registration process and particularly, but not limited to, has not used any pseudonyms. The Software Provider grants to the Customer – to the person named in the registration (“Registered User”) - according to the terms of this Agreement the right to use the PROFIS Anchor Channel Software, Updates and Upgrades to the Software (hereinafter altogether referred to as “Software”). Now therefore, the parties agree as follows:

 

Perjanjian Pengguna Akhir untuk Perangkat Lunak Hilti PROFIS Anchor Channel ini ("Perjanjian") dibuat oleh dan antara PT Hilti Nusantara, yang beralamat di Garden Centre Level 3 No 3 – 11B, Kawasan Komersial Cilandak, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560 Indonesia  ("Penyedia Perangkat Lunak") dan Anda ("Pelanggan") berlaku sejak tanggal persetujuan Pelanggan atas Perjanjian ini ("Tanggal Efektif"). Dalam proses pendaftaran Perangkat Lunak (sebagaimana didefinisikan di bawah), Pelanggan telah menyetujui Perjanjian ini dengan mengklik tombol persetujuan sebelum pertama kali menggunakan Perangkat Lunak. Pelanggan dengan ini menjamin dan menegaskan hanya memasukkan informasi yang lengkap dan benar saja tentang perusahaannya dalam proses pendaftaran dan khususnya, namun tidak terbatas pada, tidak menggunakan nama samaran apapun. Penyedia Perangkat Lunak memberikan kepada Pelanggan - pihak yang disebutkan dalam pendaftaran (“Pengguna Terdaftar”) - sesuai dengan ketentuan Perjanjian ini, hak untuk menggunakan Perangkat Lunak PROFIS Anchor Channel, Pembaruan dan Peningkatan Perangkat Lunak tersebut (selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Perangkat Lunak”). Maka oleh karena itu, para pihak menyepakati hal-hal sebagai berikut:

 

 

 

1.                   Customer’s Use of the Software.

 

1.                   Penggunaan Perangkat Lunak oleh Pelanggan.

 

 

 

1.1               Software Provider Obligations.  The Software Provider shall make the Software as described in section 1.2 of this Agreement, available to the Customer pursuant to this Agreement. The Software Provider may, in form of Updates and/or Upgrades, improve the Software, but is not obligated to do so; “Updates” means software that remedies Defects (as defined below) in the Software and/or that may include minor improvements of the previous Software; “Upgrades” means new facilities, capabilities or functionalities of the Software.  It shall be the Software Provider’s sole discretion whether an Update and/or Upgrade is being made available and whether an improvement is deemed an Update or an Upgrade.

 

1.1               Kewajiban Penyedia Perangkat Lunak.   Penyedia Perangkat Lunak akan membuat Perangkat Lunak sebagaimana diuraikan dalam pasal 1.2 Perjanjian ini, yang tersedia untuk Pelanggan berdasarkan Perjanjian ini. Penyedia Perangkat Lunak dapat, dalam bentuk Pembaruan dan/atau Peningkatan, tingkatkan perangkat lunak, namun tidak diwajibkan untuk melakukannya; “Pembaruan” berarti perangkat lunak yang memperbaiki Cacat (sebagaimana didefinisikan di bawah) pada Perangkat Lunak dan/atau yang dapat meliputi perbaikan kecil terhadap Perangkat Lunak sebelumnya; “Peningkatan” berarti fasilitas, kemampuan atau fungsi baru pada Perangkat Lunak. Merupakan kebijakan tunggal Penyedia Perangkat Lunak apakah Pembaruan dan/atau Peningkatan dibuat tersedia atau tidak dan apakah suatu perbaikan dianggap Pembaruan atau Peningkatan.

 

 

 

1.2               Software Description.  The Software Description and the Software`s features (including manuals and other documentation) are made available to the Customer on the Software Provider`s websites as being amended by the Software Provider from time to time. The Software Provider at no time warrants that essential functions of the Software relevant to the Customer remain for the Term of this Agreement. The Software Provider does not warrant a downwards compatibility of the Software.

 

1.2               Deskripsi Perangkat Lunak.   Deskripsi Perangkat Lunak dan fitur Perangkat Lunak (termasuk panduan dan dokumentasi lainnya) disediakan untuk pelanggan pada situs web Penyedia Perangkat Lunak sebagaimana diubah oleh Penyedia Perangkat Lunak dari waktu ke waktu. Penyedia Perangkat Lunak tidak pernah menjamin bahwa fungsi-fungsi penting Perangkat Lunak yang terkait dengan Pelanggan tetap berjalan selama Jangka Waktu Perjanjian ini. Penyedia Perangkat Lunak tidak menjamin kompatibilitas ke bawah dari Perangkat Lunak tersebut.

 

 

 

1.3               System Requirements.  The operation or use of the Software by the Customer may require certain System Requirements as specified and updated from time to time on the Software Provider`s websites, where the Customer shall be solely responsible to ensure that the System Requirements are met. The provision of System Requirements does not form any part of the Software Provider’s obligations under this Agreement.

 

1.3               Persyaratan Sistem. Pengoperasian atau penggunaan Perangkat Lunak oleh Pelanggan memerlukan Persyaratan Sistem tertentu sebagaimana ditentukan dan diperbarui dari waktu ke waktu pada situs  jejaring Penyedia Perangkat Lunak, di mana Pelanggan sepenuhnya akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Persyaratan Sistem tersebut terpenuhi. Ketentuan Persyaratan Sistem bukan merupakan bagian dari kewajiban Penyedia Perangkat Lunak berdasarkan Perjanjian ini.

 

 

 

1.4               Customer Obligations.  The Customer is responsible for the Registered User’s use of the Software and his/her compliance with this Agreement. The Customer shall use reasonable efforts to prevent unauthorized access to, or use of, the Software by not authorizing any third party through its systems, and shall notify the Software Provider promptly of any such unauthorized access or use by the third party.

 

1.4               Kewajiban Pelanggan. Pelanggan bertanggung jawab atas penggunaan Pengguna Terdaftar atas Perangkat Lunak dan kepatuhannya terhadap Perjanjian ini. Pelanggan harus menggunakan upaya yang wajar untuk mencegah akses yang tidak sah terhadap, atau penggunaan Perangkat Lunak dengan cara tidak memberikan wewenang kepada pihak ketiga melalui sistemnya, dan harus segera memberitahu Penyedia Perangkat Lunak mengenai akses atau penggunaan yang tidak sah oleh pihak ketiga tersebut.

 

 

 

1.5               Prohibited Activities.  The Customer shall use the Software solely for its internal business purposes. If not expressively otherwise determined by mandatory statutory law, the Customer shall in regards to the Software not: (i) license, sublicense, decompile, sell, resell, rent, lease, transfer, assign, distribute, time share, offer, or otherwise make the Software available to any third party; (ii) use the Software in violation to the applicable local, state, national and/or foreign law, treaties, and/or regulations applicable to a respective party or otherwise use the Software in violation of this Agreement.

 

1.5               Kegiatan Terlarang.   Pelanggan akan menggunakan Perangkat Lunak hanya untuk tujuan bisnis internalnya. Jika tidak secara tegas ditetapkan lain oleh peraturan perundang-undangan, Pelanggan sehubungan dengan Perangkat Lunak tidak akan: (i) melisensikan, mensublisensikan, membongkar, menjual, menjual kembali, menyewakan, mengalihkan, memindahtangankan, mendistribusikan, berbagi waktu penggunaan, menawarkan, atau menyediakan Perangkat Lunak untuk kepada pihak ketiga manapun; (ii) menggunakan Perangkat Lunak secara melanggar peraturan daerah, negara bagian, nasional dan/atau asing, perjanjian, dan/atau perundang-undangan yang berlaku kepada pihak yang bersangkutan atau menggunakan Perangkat Lunak secara melanggar Perjanjian ini.

 

 

 

2.                   Free Software Use & Data Backup.

 

2.                   Penggunaan Perangkat Lunak secara Gratis & Pencadangan Data.

 

 

 

2.1               Free Software Use.  Until further notice (revocation) by the Software Provider, the Software Provider will make the Software available to the Customer for downloading via the Software Provider`s websites. The Software Provider will not have any delivery obligation over and beyond that; in particular, the Software Provider will not install the Software on Customer`s IT systems or will not provide the Customer with the source code of the Software. All implementation services to technically prepare the Software for its operational use (i.e. setting up the Software to meet technical system requirements and technical parameterization of the Software) shall solely be done by the Customer. The Software Provider may, from time to time, provide new Updates of the Software, where it is the Customer`s sole responsibility to regularly check whether a new Update is available for downloading. When an Update is released, all previous Software versions shall automatically and with immediate effect lose their validity, and the Customer shall indemnify the Software Provider from any claims associated with its continued use of such previous Software.

 

2.1               Penggunaan Perangkat Lunak secara Gratis. Sampai pemberitahuan lebih lanjut (pencabutan) oleh Penyedia Perangkat Lunak, Penyedia Perangkat Lunak akan menyediakan Perangkat Lunak kepada pelanggan untuk mengunduhnya melalui situs web Penyedia Perangkat Lunak. Penyedia Perangkat Lunak tidak akan memiliki kewajiban pelaksanaan melebihi dan di luar hal tersebut; khususnya, Penyedia Perangkat Lunak tidak akan memasang perangkat lunak pada sistem TI Pelanggan atau tidak akan memberikan kepada Pelanggan kode sumber Perangkat Lunak. Seluruh jasa pelaksanaan teknis untuk mempersiapkan Perangkat Lunak bagi penggunaan operasional (yaitu menyiapkan Perangkat Lunak untuk memenuhi persyaratan sistem teknis dan parameterisasi teknis Perangkat Lunak) akan sepenuhnya dilakukan oleh Pelanggan. Penyedia Perangkat Lunak dapat, dari waktu ke waktu, menyediakan Pembaruan baru pada Perangkat Lunak, di mana hal tersebut merupakan tanggung jawab tunggal Pelanggan untuk secara teratur memeriksa apakah pembaruan baru tersedia untuk diunduh. Ketika Pembaruan diluncurkan, seluruh versi Perangkat Lunak sebelumnya secara otomatis dan dengan segera kehilangan validitasnya, dan Pelanggan akan membebaskan Penyedia Perangkat Lunak dari segala klaim terkait dengan terus digunakannya Perangkat Lunak versi sebelumnya.

 

 

 

2.2               Business Customers.  The Software is solely intended to be used on premises by business customers and not by a private end consumers.

 

2.2               Pelanggan bisnis. Perangkat Lunak hanya ditujukan untuk digunakan oleh pelanggan bisnis dan tidak untuk pelanggan akhir perorangan.

 

 

 

2.3               Data Back-Up.  The Customer shall install the Software in its IT systems; therefore, it remains the Customer`s sole responsibility to retain up to date back-ups of any data in connection with the use of the Software.

 

2.3               Cadangan data.   Pelanggan akan memasang Perangkat Lunak di sistem TI-nya; oleh karena itu, tetap merupakan tanggung jawab Pelanggan untuk menyimpan cadangan data terkini sehubungan dengan penggunaan Perangkat Lunak.

 

 

 

3.                   Proprietary Rights.

 

3.                   Hak Kepemilikan.

 

 

 

3.1               © Hilti Corporation 2016.  Hilti Corporation, Feldkircherstrasse 100, 9494 Schaan, Liechtenstein, exclusively and unrestrictedly retains the sole ownership, and reserves all rights, title and interest and all Intellectual Property Rights (as such term is defined in section 3.2) to the Software (including Updates and Upgrades), unless explicitly otherwise stated in this Agreement. The Software Provider is entitled by Hilti Corporation to grant to the Customer rights to the Software (including Updates and Upgrades) according to the terms and conditions of this Agreement.

 

3.1               © Hilti Corporation 2016.  Hilti Corporation, Feldkircherstrasse 100, 9494 Schaan, Liechtenstein, secara eksklusif dan tanpa batasan memegang kepemilikan tunggal, dan seluruh hak, kepemilikan dan kepentingan dan segala Hak Kekayaan Intelektual (istilah mana didefinisikan dalam pasal 3.2) atas Perangkat Lunak (termasuk Pembaruan dan Peningkatan), kecuali secara tegas dinyatakan lain dalam Perjanjian ini. Penyedia Perangkat Lunak diberi hak oleh Hilti Corporation untuk memberikan kepada Pelanggan hak atas Perangkat Lunak (termasuk Pembaruan dan Peningkatan) sesuai dengan syarat dan ketentuan Perjanjian ini.

 

 

 

3.2               Intellectual Property Rights.  Means any and all common law, statutory and other industrial property rights and intellectual property rights, including copyrights, trademarks, trade secrets, patents and other proprietary rights issued, honored or enforceable under any applicable laws anywhere in the world, and all moral rights, related to the Software.  

 

3.2               Hak Kekayaan Intelektual. Berarti setiap dan seluruh hak kekayaan berdasarkan hukum kebiasaan, undang-undang dan hak kekayaan industri lainnya serta hak kekayaan intelektual, termasuk hak cipta, merek dagang, rahasia dagang, paten dan hak kepemilikan lainnya yang dikeluarkan, dihormati atau ditegakkan berdasarkan hukum yang berlaku di mana saja di seluruh dunia, dan seluruh hak moral, terkait dengan Perangkat Lunak.

 

 

 

3.3               Reservation of Rights.  Subject to the limited rights expressly granted hereunder, no rights are granted to the Customer hereunder other than as expressly set forth herein. The Customer reserves all rights, title and interest in and to its data, other non-Software Provider software and other intellectual property to which the Software Provider may from time to time have access in the course of providing the Software.

 

3.3               Pencadangan Hak. Dengan tunduk pada hak terbatas yang secara tegas diberikan dalam Perjanjian ini, tidak ada hak yang diberikan kepada Pelanggan berdasarkan Perjanjian ini selain yang secara tegas ditetapkan di Perjanjian ini. Pelanggan mencadangkan seluruh hak, kepemilikan dan kepentingan dalam dan pada datanya, perangkat lunak lain yang bukan dari Penyedia Perangkat Lunak dan kekayaan intelektual lain terhadap mana Penyedia Perangkat Lunak dari waktu ke waktu memiliki akses dalam proses penyediaan Perangkat Lunak.

 

 

 

3.4               Grant of Rights.  The Software Provider grants to the Customer a non-exclusive, single (for one Registered User), non-transferable right to download and use the Software in accordance with and during the term of this Agreement. In case that other users within the Customer`s sphere of business operations want to use the Software, such other users need to download and register for the Software themselves.

 

3.4               Pemberian Hak.   Penyedia Perangkat Lunak memberikan kepada Pelanggan hak non-eksklusif, tunggal (untuk satu Pengguna Terdaftar), tidak dapat dialihkan untuk mengunduh dan menggunakan Perangkat Lunak sesuai dengan dan selama jangka waktu Perjanjian ini. Dalam hal pengguna lain yang berada dalam lingkup operasi usaha Pelanggan hendak menggunakan Perangkat Lunak, pengguna lain tersebut harus mengunduh dan mendaftar untuk Perangkat Lunaknya sendiri.

 

 

 

3.5               Restrictions. If not expressively otherwise determined by the applicable mandatory statutory law, the Customer shall not (i) modify, copy or create any derivative works based on the Software; (ii) frame or mirror any content forming part of the Software, other than on the Customer's own intranets for its own internal business purposes; (iii) reverse engineer or decompile the Software or any part thereof; (iv) access the Software in order to build any commercially available product or service; (v) copy any features, functions, interfaces or graphics of the Software or any part thereof; or (vi) use the Software in any manner that exceeds the scope of use permitted herein.

 

3.5               Batasan. Jika tidak secara tegas ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, Pelanggan tidak akan (i) mengubah, menyalin atau membuat karya turunan dari Perangkat Lunak; (ii) melakukan framing atau mirroring pada setiap konten yang merupakan bagian dari Perangkat Lunak, selain di intranet Pelanggan sendiri untuk tujuan usaha internalnya sendiri; (iii) merekayasa ulang atau mendekompilasi Perangkat Lunak atau bagiannya; (iv) mengakses Perangkat Lunak untuk membangun produk atau jasa yang tersedia secara komersil; (v) menyalin fitur, fungsi, antarmuka atau grafis dari Perangkat Lunak atau setiap bagiannya; atau (vi) menggunakan Perangkat Lunak dengan cara apapun yang melampaui ruang lingkup penggunaan yang diizinkan dalam Perjanjian ini.

 

 

 

4.                   Confidentiality.

 

4.                   Kerahasiaan.

 

 

 

4.1               Confidentiality.  A party shall not disclose or use any Confidential Information (as such term is defined in section 4.2) of the other party for any purpose outside the scope of this Agreement, except with the other party's prior written permission or as required by the applicable law and permitted by section 4.4 below. The provisions in this Section 4 shall survive after the term of this Agreement.

 

4.1               Kerahasiaan. Suatu pihak tidak akan mengungkapkan atau menggunakan Informasi Rahasia (sebagaimana istilah tersebut didefinisikan dalam pasal 4.2) milik pihak lainnya untuk tujuan apapun di luar lingkup Perjanjian ini, kecuali dengan izin tertulis dari pihak lainnya terlebih dahulu atau sebagaimana dipersyaratkan oleh hukum yang berlaku dan diizinkan oleh pasal 4.4 di bawah ini. Ketentuan dalam pasal 4 ini akan tetap berlaku setelah berakhirnya jangka waktu Perjanjian ini

 

 

 

4.2               Confidential Information.  Means (a) the Software in any form, (b) each party’s business or technical information, including but not limited to any information relating to software plans, designs, costs, prices and names, finances, marketing plans, business opportunities, personnel, research, development or know-how.

 

4.2               Informasi Rahasia. Berarti (a) Perangkat Lunak dalam bentuk apapun, (b) informasi usaha atau informasi teknis milik masing-masing pihak, termasuk namun tidak terbatas pada informasi yang berkaitan dengan rencana, desain, biaya, harga dan nama perangkat lunak, rencana keuangan, pemasaran, peluang usaha, personel, penelitian, pengembangan atau pengetahuan.

 

 

 

4.3               Protection.  Each party agrees to protect the Confidential Information of the other party in the same manner that it protects its own Confidential Information of like kind (but in no event using less than a reasonable degree of care and reasonable technology industry standards).

 

4.3               Perlindungan.   Masing-masing pihak setuju untuk menjaga Informasi Rahasia milik pihak lainnya dengan cara yang sama dengan yang pihaknya gunakan untuk menjaga Informasi Rahasianya sendiri (namun dalam hal apapun tidak kurang dari tingkat kehati-hatian yang wajar dan standar industri teknologi yang wajar).

 

 

 

4.4                Compelled Disclosure.  If a party is compelled by any applicable law to disclose Confidential Information of the other party, it shall promptly provide the other party with prior notice of such compelled disclosure (to the extent legally permitted) and provide reasonable assistance, at the other party's cost, if the other party wishes to prevent or contest the disclosure.

 

4.4               Pengungkapan Terpaksa. Jika suatu pihak dipaksa oleh hukum yang berlaku untuk mengungkapkan Informasi Rahasia milik pihak lainnya, maka pihaknya wajib segera memberikan kepada pihak lainnya pemberitahuan sebelumnya mengenai pengungkapan paksa tersebut (sejauh diizinkan secara hukum) dan memberikan bantuan yang wajar, atas biaya pihak lainnya, jika pihak lain tersebut bermaksud mencegah atau menentang pengungkapan tersebut.

 

 

 

4.5               Remedies.  If a party discloses or uses (or threatens to disclose or use) any Confidential Information of the other party in breach of confidentiality protections hereunder, the other party shall have the right, in addition to any other remedies available, to injunctive relief to stop such acts, it being acknowledged by the parties that any other available remedies are inadequate.

 

4.5               Pemulihan.   Jika salah satu pihak mengungkapkan atau menggunakan (atau mengancam untuk mengungkapkan atau menggunakan) Informasi Rahasia milik pihak lain secara melanggar perlindungan kerahasiaan dalam Perjanjian ini, pihak lain akan memiliki hak, selain upaya pemulihan lain yang tersedia, untuk mendapat putusan sementara untuk menghentikan tindakan tersebut, dengan diakuinya oleh para pihak bahwa paya pemulihan lain yang tersedia tidak memadai.

 

 

 

4.6               Exclusions.  Confidential Information shall not include any information that: (i) is or becomes generally known to the public without breach of any obligation owed to the other party; (ii) was known to a party prior to its disclosure by the other party without breach of any obligation owed to the other party; (iii) was independently developed by a party without breach of any obligation owed to the other party; or (iv) is received from a third party without breach of any obligation owed to the other party.

 

4.6               Pengecualian. Informasi Rahasia tidak mencakup informasi yang: (i) diketahui secara umum oleh publik tanpa melanggar kewajiban apapun kepada pihak lainnya; (ii) diketahui oleh salah satu pihak sebelum diungkapkan oleh pihak lainnya tanpa melanggar kewajiban apapun kepada pihak lainnya; (iii) dikembangkan secara independen oleh suatu pihak tanpa melanggar kewajiban apapun kepada pihak lainnya; atau (iv) diterima dari pihak ketiga tanpa melanggar kewajiban apapun kepada pihak lainnya.

 

 

 

4.7               Disclaimer. 

 

4.7               Sanggahan.

 

 

 

Any and all information and data contained in the Software concern solely the use of Hilti products and are based on the principles, formulas and security regulations in accordance with Hilti's technical directions and operating, mounting and assembly instructions, etc., that must strictly complied with. The Hilti product portfolio to be used in connection with the Software may vary from country to country. All figures contained in the Software are average figures, and therefore, use-specific tests are to be conducted prior to using the relevant Hilti product. The results of the calculations carried out by means of the Software are based essentially on the data the Customer puts in. Therefore, the Customer bears the sole responsibility for the absence of errors, the completeness and the relevance of the data to be put in by the Customer. Moreover, the Customer bears sole responsibility for having the results of the calculation checked and cleared by an expert, particularly with regard to compliance with applicable norms and permits, prior to using them for the Customer`s specific facility. The Software serves only as an aid to interpret norms and permits without any guarantee as to the absence of errors, the correctness and the relevance of the results or suitability for a specific application. The Customer must take all necessary and reasonable steps to prevent or limit damage caused by the Software. All calculation results and designs are recommendations and need to be confirmed with a professional designer and/or structural engineers to ensure that the calculation results and designs are suitable and adequate for the Customer`s specific jurisdiction and project requirements.

 

Setiap dan seluruh informasi dan data yang terkandung dalam Perangkat Lunak ini hanya mengenai penggunaan produk Hilti dan didasarkan pada prinsip, rumusan, dan peraturan keamanan sesuai dengan arahan teknis Hilti dan instruksi pengoperasian, pemasangan dan perakitan, dll., yang harus sepenuhnya dipatuhi. Portofolio produk Hilti yang digunakan sehubungan dengan Perangkat Lunak dapat bervariasi dari satu negara ke negara. Seluruh angka yang terkandung dalam Perangkat Lunak adalah angka rata-rata, dan oleh karena itu, uji penggunaan khusus harus dilakukan sebelum menggunakan produk Hilti yang bersangkutan. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan Perangkat Lunak utamanya didasarkan pada data yang dimasukkan Pelanggan. Oleh karena itu, Pelanggan sepenuhnya bertanggung jawab untuk tidak adanya kesalahan, kelengkapan dan relevansi data yang dimasukkan oleh Pelanggan. Selain itu, Pelanggan bertanggung jawab agar hasil perhitungan diperiksa dan diuraikan oleh seorang ahli, terutama yang berkaitan dengan kepatuhan dengan norma-norma dan izin yang berlaku, sebelum menggunakannya untuk fasilitas tertentu milik Pelanggan. Perangkat Lunak hanya berfungsi sebagai bantuan untuk menafsirkan norma-norma dan izin tanpa ada jaminan tentang tidak adanya kesalahan, kebenaran dan relevansi hasil atau kesesuaian untuk aplikasi tertentu. Pelanggan harus mengambil seluruh langkah yang diperlukan dan wajar untuk mencegah atau membatasi kerugian yang disebabkan oleh Perangkat Lunak. Seluruh hasil perhitungan dan desain merupakan rekomendasi, dan perlu dikonfirmasi dengan desainer profesional dan/atau enjinir struktur untuk memastikan bahwa hasil perhitungan dan desain sesuai dan memadai di yurisdiksi khusus dan persyaratan proyek pelanggan.

 

 

 

The section “WARNINGS” in each of the reports being generated with the Software form an integral part of the calculation assumption. The Customer needs to comply with those to the strictest and needs to ensure that they are being reviewed by an appropriate expert prior to their use.

 

Bagian "PERINGATAN" di setiap laporan yang dihasilkan dengan menggunakan Perangkat Lunak merupakan bagian integral dari asumsi perhitungan. Pelanggan harus mematuhinya secara penuh dan harus memastikannya ditinjau oleh seorang ahli yang sesuai sebelum digunakan.

 

 

 

5.                   Exclusion of Warranty.

 

5.                   Pengecualian Jaminan.

 

 

 

Except for fraudulently concealed defects, the Software Provider herewith excludes any and all representations, warranties, whether expressed or implied, with respect to the error free installation, use, or operating of the Software. Furthermore, the Software Provider does not particularly, but not limited to, warrant the merchantability or fitness of the Software for a particular purpose. The Customer is solely responsible for its selection and use of the Software.

 

Kecuali untuk cacat yang disembunyikan secara curang, Penyedia Perangkat Lunak dengan ini mengecualikan setiap dan seluruh pernyataan, jaminan, baik tersurat maupun tersirat, sehubungan dengan pemasangan, penggunaan, atau pengoperasian Perangkat Lunak secara bebas dari kesalahan. Selanjutnya, Penyedia Perangkat Lunak khususnya tidak, namun tidak terbatas pada, menjamin kelayakan jual atau kesesuaian Perangkat Lunak untuk tujuan tertentu. Pelanggan sepenuhnya bertanggung jawab atas pilihan dan penggunaannya atas Perangkat Lunak.

 

 

 

6.                   Defects.

 

6.                   Cacat.

 

 

 

6.1               Notification obligation.  The Customer shall notify the Software Provider without undue delay of any alleged Defects (as such term is defined in section 6.2) of the Software in writing, including a description of the alleged Defect. The Software Provider may decide at its sole discretion whether to fix a given Defect and if so how to rectify a Defect (Update, Upgrade, bugs, etc.). Notwithstanding the foregoing the Software Provider shall, except for fraudulently concealed defects, not be obligated to rectify Defects.

 

6.1               Kewajiban pemberitahuan.   Pelanggan wajib memberitahu Penyedia Perangkat Lunak tanpa penundaan yang tidak semestinya mengenai setiap dugaan Cacat (istilah mana didefinisikan dalam pasal 6.2) pada Perangkat Lunak secara tertulis, termasuk penjabaran dugaan Cacat tersebut. Penyedia Perangkat Lunak dapat memutuskan atas kebijakannya sendiri apakah akan memperbaiki Cacat tersebut dan jika demikian bagaimana cara memperbaiki Cacat tersebut (Pembaruan, Peningkatan, bug, dll.). Meskipun demikian Penyedia Perangkat Lunak, kecuali cacat yang disembunyikan secara curang, tidak diwajibkan untuk memperbaiki Cacat.

 

 

 

6.2               Defect.  Means a severity of errors that prevents the Software from operating as described in section 1.2, whereas in case (i) a work-around can be utilized with reasonable effort by the Customer or in case (ii) an error does not lead to a downtime or to a serious disturbance of the Customer`s data integrity, such errors shall not be deemed as a Defect.

 

6.2               Cacat. Berarti kesalahan serius yang menghalangi operasional Perangkat Lunak sebagaimana dijelaskan dalam pasal 1.2, namun dalam hal (i) perbaikan bisa dilakukan dengan upaya yang wajar oleh Pelanggan atau dalam hal (ii) kesalahan tidak menyebabkan downtime atau gangguan serius terhadap integritas data Pelanggan, maka kesalahan tersebut tidak akan dianggap sebagai Cacat.

 

 

 

7.                   Limitation of Liability.

 

7.                   Batasan Tanggung Jawab.

 

 

 

7.1               The Customer agrees that the provisions of this Section 7 set out the entire financial liability of the Software Provider (including any liability for the acts or omissions of its employees, agents and sub-contractors) to the Customer and the exclusive remedies of the Customer against the Software Provider in respect of any breach of this Agreement, any use made by the Customer of the Software; and  any representation (unless fraudulent), statement or tortious act or omission including negligence and breach of statutory duty arising under or in connection with the Software or in relation to any other matter or thing whatsoever under or in relation to the Agreement.

 

7.1               Pelanggan setuju bahwa ketentuan Pasal 7 ini mengatur seluruh tanggung jawab keuangan Penyedia Perangkat Lunak (termasuk tanggung jawab atas tindakan atau kelalaian karyawan, agen dan sub-kontraktor) kepada Pelanggan dan upaya pemulihan eksklusif Pelanggan terhadap Penyedia Perangkat Lunak sehubungan dengan pelanggaran Perjanjian ini, setiap penggunaan yang dilakukan oleh Pelanggan atas Perangkat Lunak; dan setiap pernyataan (kecuali penipuan), keterangan atau perbuatan melawan hukum atau kealpaan termasuk kelalaian dan pelanggaran kewajiban hukum yang timbul berdasarkan atau sehubungan dengan Perangkat Lunak atau sehubungan dengan masalah atau hal apapun lainnya berdasarkan atau sehubungan dengan Perjanjian.

 

 

 

7.2               The total aggregate liability of the Software Provider arising out of or in connection with performance or contemplated performance of the Software whether for negligence or breach of contract or any case whatsoever shall in no event exceed one hundred per cent (100%) of the price paid or payable by the Customer under the Agreement.

 

7.2               Keseluruhan tanggung jawab Penyedia Perangkat Lunak yang timbul dari atau sehubungan dengan kinerja atau sasaran kinerja Perangkat Lunak baik untuk kelalaian atau pelanggaran kontrak atau dalam hal apapun tidak akan melebihi seratus persen (100%) dari harga yang dibayar atau terutang kepada Pelanggan berdasarkan Perjanjian ini.

 

 

 

7.3               The Software Provider shall not be liable to the Customer for any economic loss of whatever nature (direct or indirect), including without limitation loss of anticipated profits, loss of actual profits (direct or indirect) loss of turnover or revenue, loss of business, loss of production or opportunity, loss of data, depletion of goodwill or otherwise. The Software Provider shall not be liable for any indirect, special or consequential loss or damage howsoever arising.

 

7.3               Penyedia Perangkat Lunak tidak bertanggung jawab kepada Pelanggan atas kerugian ekonomi dalam bentuk apapun (langsung atau tidak langsung), termasuk tanpa batasan pada, hilangnya keuntungan yang telah diperkirakan, hilangnya keuntungan aktual (langsung atau tidak langsung) hilangnya omset atau pendapatan, kerugian usaha, hilangnya produksi atau peluang, hilangnya data, hilangnya aset tak berwujud atau hal lainnya. Penyedia Perangkat Lunak tidak bertanggung jawab atas ganti rugi atau kerugian tidak langsung, khusus atau konsekuensial yang timbul dengan cara apapun.

 

 

 

7.4               Exceptions.  Notwithstanding any other provision contained in this Agreement, the Software Provider does not in any manner whatsoever exclude or limit its liability if and to the extent that such liability: (i) arises out of the fraud or fraudulent misrepresentation of Software Provider; or (ii) is in respect of death or personal injury caused by negligence of Software Provider. 

 

7.4               Pengecualian. Meskipun terdapat ketentuan lain yang terkandung dalam Perjanjian ini, Penyedia Perangkat Lunak dalam hal apapun tidak mengecualikan atau membatasi kewajibannya jika dan sejauh bahwa kewajiban tersebut: (i) timbul dari penipuan atau pernyataan keliru Penyedia Perangkat Lunak; atau (ii) sehubungan dengan kematian atau cedera jasmani yang disebabkan oleh kelalaian Penyedia Perangkat Lunak.

 

 

 

7.5               Customer’s obligation to avert and reduce damages.  The Customer shall be obliged to take adequate measures to avert and reduce damages, in particular the Customer shall be obliged to create backup copies of any its data stored in connection with the Software on a regular basis.

 

7.5               Kewajiban pelanggan untuk mencegah dan mengurangi kerusakan. Pelanggan wajib mengambil langkah-langkah yang memadai untuk mencegah dan mengurangi kerusakan, khususnya Pelanggan wajib membuat salinan cadangan data yang disimpan sehubungan dengan Perangkat Lunak secara teratur.

 

 

 

8.                   Audits

 

8.                   Audit

 

 

 

8.1               Right to Audit.  In order to examine whether the Customer complies with the provisions of this Agreement, the Software Provider or an independent third party being appointed by the Software Provider shall, within the Customer`s business hours and without observing an announcement period be entitled, to audit the Customer`s IT systems to the extent reasonably required.

 

8.1               Hak Audit. Dalam rangka memeriksa apakah Pelanggan mematuhi ketentuan-ketentuan Perjanjian ini, Penyedia Perangkat Lunak atau pihak ketiga independen yang ditunjuk oleh Penyedia Perangkat Lunak akan, pada jam kerja Pelanggan dan tanpa memperhatikan jangka waktu pengumuman, berhak untuk mengaudit sistem TI Pelanggan sejauh diperlukan secara wajar.

 

 

 

9.                   Data Protection

 

9.                   Perlindungan Data

 

 

 

9.1               Personal Data. Means certain individual data which is stored (saved), maintained, and its correctness is preserved as well as its confidentiality being protected. “Certain Individual Data” means each information which is correct and real which is embedded into and may be identified, either directly or indirectly, to each individual which usage shall be based on the prevailing laws and regulations.

 

9.1               Data Pribadi. Berarti data individu tertentu yang disimpan, dipelihara, dan yang kebenarannya dipertahankan serta kerahasiaannya dilindungi. “Data Individu Tertentu” berarti setiap informasi yang benar dan nyata yang melekat dan dapat diidentifikasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, pada setiap individu yang penggunaannya harus didasarkan pada hukum dan peraturan yang berlaku.

 

 

 

9.2               Customer’s Personal Data. Means Personal Data of the Registered User or any Personal Data made available by the Customer to the Software Provider in relation to the Customer`s usage of the Software.

 

9.2               Data Pribadi Pelanggan. Berarti Data Pribadi milik Pengguna Terdaftar atau Data Pribadi apapun yang disediakan oleh Pelanggan untuk Penyedia Perangkat Lunak sehubungan dengan penggunaan Perangkat Lunak oleh Pelanggan.

 

 

 

9.3               The Software Provider acts as Data Controller. In regards to the obtaining, collecting, processing, analysis, storing, displaying, announcing and/or disseminating of the Customer’s Personal Data, the Customer shall be obliged to ensure that the Registered User and/or the owner of certain Personal Data declares that he/she has known, read and understood and agreed to all of the terms and conditions of this Agreement, which has been fully explained by the Software Provider to Customer. By agreeing to this Agreement the Customer declares that the Customer, its Registered User and/or the owner of certain Personal Data have agreed and give his/her consent to all terms and provisions herein, including but not limited to the use of the Customer’s Personal Data. This consent is made voluntarily by Customer, its Registered User and/or the owner of certain Personal Data without any duress or compulsion from any party.

 

9.3               Penyedia Perangkat Lunak bertindak sebagai Pengendali Data. Sehubungan dengan pemerolehan, penagihan, pengolahan, analisis, penyimpanan, penampilan, pengumuman dan/atau yang penyebaran Data Pribadi Pelanggan, Pelanggan wajib memastikan bahwa Pengguna Terdaftar dan/atau pemilik Data Pribadi tertentu menyatakan bahwa dia telah mengetahui, membaca dan memahami dan menyetujui seluruh syarat dan ketentuan Perjanjian ini, yang telah sepenuhnya dijelaskan oleh Penyedia Perangkat Lunak kepada Pelanggan. Dengan menyetujui Perjanjian ini, Pelanggan menyatakan bahwa Pelanggan, Pengguna Terdaftarnya dan/atau pemilik Data Pribadi tertentu telah menyetujui dan memberikan persetujuannya untuk seluruh syarat dan ketentuan dalam Perjanjian ini, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan Data Pribadi Pelanggan. Persetujuan ini diberikan secara sukarela oleh Pelanggan, Pengguna Terdaftarnya dan/atau pemilik Data Pribadi tertentu tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun.

 

 

 

9.4               The Software Provider collects, processes and uses the Customer’s Personal Data being made available to the Software Provider in the course of the Software registration process to: (i) enable the usage of the Software for the Registered Users and to avoid any misuse of the Software; (ii) for support-, and if applicable for billing purposes and to the extent reasonably required for establishing, conducting and ending of the contractual relationship; (iii) in case of a quality issue (e.g. Software Defects, or of defects of the Software Provider`s other products) to identify the Software version being used by the Customer and to inform the Customer of recommended measures to diminish or rectify such quality issue (e.g. via Updates, Upgrades, bugs, patches, etc.). The Software Provider will store the Customer’s Personal Data for a minimum of 5 years from the last date that the owner of the Customer’s Personal Data is no longer using the Software.

 

9.4               Penyedia Perangkat Lunak mengumpulkan, memproses dan menggunakan Data Pribadi Pelanggan yang disediakan untuk Penyedia Perangkat Lunak selama proses pendaftaran Perangkat Lunak untuk: (i) memungkinkan penggunaan Perangkat Lunak bagi Pengguna Terdaftar dan untuk menghindari penyalahgunaan Perangkat Lunak; (ii) untuk dukungan, dan jika berlaku untuk tujuan penagihan dan sejauh secara wajar diperlukan untuk membentuk, melaksanakan dan mengakhiri hubungan kontraktual; (iii) dalam hal masalah kualitas (misalnya Cacat Perangkat Lunak, atau cacat pada produk Penyedia Perangkat Lunak lainnya) untuk mengidentifikasi versi Perangkat Lunak yang digunakan oleh Pelanggan dan untuk menginformasikan kepada pelanggan mengenai langkah-langkah yang disarankan untuk mengurangi atau memperbaiki masalah kualitas tersebut (misalnya melalui Pembaruan, Peningkatan, bug, patches, dll.). Penyedia Perangkat Lunak akan menyimpan Data Pribadi Pelanggan minimal selama 5 tahun dari tanggal terakhir pemilik Data Pribadi Pelanggan tersebut tidak lagi menggunakan Perangkat Lunak.

 

 

 

9.5               The Software Provider captures the Customer`s and the Registered User`s usage behavior, including the Customer`s and/or the Registered User`s computer configuration (hardware and operating system) on an anonymous basis (i.e. in a way, that prevents conclusions to certain Registered Users) and evaluates those (beyond the Agreement`s Term), in order to improve the Software and other products being distributed by the Software Provider or by another company of the Hilti-group (a company of the Hilti-group is each company in which Hilti Corporation – directly or indirectly – holds a minority or majority participation). Furthermore, the Software Provider evaluates on a Customer level for internal quality assurance and internal control purposes the amount of activated license keys and how often the Software is being used in aggregate (i.e. not by a Registered User).

 

9.5               Penyedia Perangkat Lunak menangkap perilaku penggunaan Pelanggan dan Pengguna Terdaftar, termasuk konfigurasi komputer Pelanggan dan/atau Pengguna Terdaftar (perangkat keras dan sistem operasi) secara anonim (yaitu dengan cara, yang mencegah penyimpulan Pengguna Terdaftar tertentu) dan mengevaluasinya (di luar Ketentuan Perjanjian), dalam rangka meningkatkan Perangkat Lunak dan produk lainnya yang didistribusikan oleh Penyedia Perangkat Lunak atau oleh perusahaan lain dalam Hilti-group (perusahaan dari Hilti-group adalah setiap perusahaan di mana Hilti Corporation – secara langsung atau tidak langsung - memegang partisipasi minoritas atau mayoritas). Selanjutnya, Penyedia Perangkat Lunak mengevaluasi pada tingkat Pelanggan untuk tujuan jaminan mutu internal dan pengawasan internal, jumlah kunci lisensi yang diaktifkan dan seberapa sering Perangkat Lunak digunakan secara keseluruhan (yaitu oleh bukan Pengguna Terdaftar).

 

 

 

9.6               The Software Provider shall give a written notice to the Customer, where the Customer must deliver such notice immediately to the owner of the Customer’s Personal Data, if there is any failure in protecting the secrecy of the Personal Data no later than 14 days after the failure is discovered by providing the reason or cause of the occurrence of the failure in protecting the secrecy of Personal Data; 

 

9.6               Penyedia Perangkat Lunak akan memberikan pemberitahuan tertulis kepada Pelanggan, di mana Pelanggan harus segera mengirimkan pemberitahuan tersebut kepada pemilik Data Pribadi Pelanggan, jika ada kegagalan dalam melindungi kerahasiaan Data Pribadi selambat-lambatnya 14 hari setelah kegagalan ditemukan dengan memberikan alasan atau penyebab terjadinya kegagalan dalam melindungi kerahasiaan Data Pribadi;

 

 

 

9.7               The Software Provider will ensure that any transfer of the Customer’s Personal Data to a third party outside the territory of Indonesia shall be conducted in accordance with the prevailing laws and regulations in Indonesia.

 

9.7               Penyedia Perangkat Lunak akan memastikan bahwa pengalihan Data Pribadi Pelanggan kepada pihak ketiga di luar wilayah Indonesia akan dilakukan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

 

 

 

9.8               Audit Costs.  Solely in case a violation of this Agreement is being detected in the course of such Audit, the Software Provider`s reasonable costs for conducting such Audit shall be borne by the Customer. 

 

9.8               Biaya Audit.   Dalam hal pelanggaran Perjanjian ini terdeteksi dalam proses Audit tersebut, biaya wajar Penyedia Perangkat Lunak untuk melakukan Audit tersebut akan ditanggung oleh Pelanggan.

 

 

 

10.               Term & Termination.

 

10.               Jangka Waktu & Pengakhiran

 

 

 

10.1           Term.  This Agreement shall have an indefinite term, whereas "Term" means the period starting from the Effective Date until the Agreement will have been terminated.

 

10.1           Jangka Waktu. Perjanjian ini memiliki jangka waktu tidak terbatas, di mana "Jangka Waktu" berarti periode sejak Tanggal Efektif hingga Perjanjian akan berakhir.

 

 

 

10.2           Termination. Either party may terminate this Agreement with 60 days prior written notice to the end of a calendar month.

 

10.2           Pengakhiran. Salah satu pihak dapat mengakhiri Perjanjian ini dengan pemberitahuan tertulis 60 hari sebelum akhir bulan kalender.

 

 

 

10.3           Without prejudice to any rights that have accrued under this Agreement or any other rights or remedies, the Software Provider may immediately suspend performance of the Agreement or by notice in writing to the Customer terminate the Agreement in the event that:

 

10.3           Tanpa mengesampingkan hak-hak yang telah timbul berdasarkan Perjanjian ini atau hak-hak atau upaya pemulihan lainnya, Penyedia Perangkat Lunak dapat segera menangguhkan pelaksanaan Perjanjian atau dengan pemberitahuan tertulis kepada Pelanggan mengakhiri Perjanjian dalam hal:

 

 

 

10.3.1      The Customer fails to pay any sum payable under this Agreement, or any other agreement between the Customer and the Software Provider within 7 days of its due date; or

 

10.3.1      Pelanggan tidak membayar jumlah yang terutang berdasarkan Perjanjian ini, atau perjanjian lain antara Pelanggan dan Penyedia Perangkat Lunak dalam waktu 7 hari sejak tanggal jatuh tempo; atau

 

 

 

10.3.2      The Customer commits a material breach of any of its obligations under this Agreement which is incapable of remedy; or

 

10.3.2      Pelanggan melakukan pelanggaran materil atas kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini yang tidak dapat diperbaiki; atau

 

 

 

10.3.3      The Customer commits a material breach of its obligations under the Agreement which is capable of remedy and fails to remedy or persists in such breach after 30 days of having been required in writing to remedy or desist; or

 

10.3.3      Pelanggan melakukan pelanggaran materil atas kewajibannya berdasarkan Perjanjian yang dapat diperbaiki dan tidak memperbaikinya atau tetap melakukan pelanggaran tersebut setelah 30 hari sejak diminta secara tertulis untuk memperbaiki atau menghentikan pelanggaran tersebut; atau

 

 

 

10.3.4      The Customer suspends or threatens to suspend, payment of its debts (whether principal or interest) or is deemed to be unable to pay its debts pursuant to the prevailing law and regulations; or

 

10.3.4      Pelanggan menangguhkan atau mengancam untuk menangguhkan, pembayaran utangnya (baik utang pokok atau bunganya) atau dianggap tidak mampu membayar utangnya sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku; atau

 

 

 

10.3.5      The Customer calls a meeting, gives notice, passes a resolution or files a petition, or an order is made, in connection with the winding of that party (save for the sole purpose of a solvent voluntary reconstruction or amalgamation); or

 

10.3.5      Pelanggan mengadakan rapat, memberikan pemberitahuan, mengeluarkan keputusan atau mengajukan permohonan, atau perintah telah dibuat, sehubungan dengan pembubaran pihak tersebut (kecuali hanya untuk tujuan rekonstruksi atau penggabungan secara sukarela dan masih sanggup bayar); atau

 

 

 

10.3.6      The Customer has an application to appoint an administrator made or a notice of intention to appoint an administrator filed or an administrator is appointed in respect of all or any part of its assets; or

 

10.3.6      Pelanggan mengajukan permohonan untuk menunjuk pengurus atau pemberitahuan niat untuk menunjuk pengurus atau ditunjuknya pengurus sehubungan dengan seluruh atau sebagian kekayaannya; atau

 

 

 

10.3.7      The Customer has a receiver or administrative receiver appointed over all or any part of its assets or a person becomes entitled to appoint a receiver or administrative receiver over such asset; or

 

10.3.7      Pelanggan memiliki kurator atau kurator administratif yang ditunjuk atas seluruh atau sebagian dari kekayaannya atau terdapat pihak yang berhak untuk menunjuk kurator atau kurator administratif atas kekayaan tersebut; atau

 

 

 

10.3.8      The Customer takes any steps in connection with proposing a company voluntary arrangement or a company voluntary arrangement is passed in relation to it, or it  commences negotiations with all or any of its creditors with a view to rescheduling any of its debts; or

 

10.3.8      Pelanggan mengambil langkah sehubungan dengan pengajuan pengaturan sukarela perusahaan atau suatu pengaturan sukarela perusahaan telah disahkan sehubungan dengan pihaknya, atau memulai negosiasi dengan seluruh atau setiap krediturnya dengan maksud untuk mengatur ulang setiap utang-utangnya; atau

 

 

 

10.3.9      The Customer (if an individual) becomes bankrupt, or initiates proceedings to become bankrupt, or has a bankruptcy petition issued against him, or makes or offers to make any voluntary arrangements with creditors; or

 

10.3.9      Pelanggan (jika seseorang) pailit, atau memulai proses kepailitan, atau diajukan permohonan kepailitan terhadapnya, atau membuat atau menawarkan untuk melakukan pengaturan sukarela dengan kreditur; atau

 

 

 

10.3.10  The Customer has any steps taken by a secure lender to obtain possession of the property on which it has security or otherwise to enforce its security; or

 

10.3.10  Pelanggan mengalami tindakan yang diambil oleh kreditur separatis untuk mendapatkan penguasaan properti di mana ia memiliki jaminan atau untuk menegakkan jaminannya; atau

 

 

 

10.3.11  The Customer has any distress, execution or sequestration or other such process levied or enforced on any of its assets; or

 

10.3.11  Pelanggan mengalami pemaksaan, eksekusi, atau penyitaan atau proses serupa lainnya yang dijatuhkan atau diberlakukan atas kekayaannya; atau

 

 

 

10.3.12  the financial position of the Customer has become impaired in the opinion of the Software Provider; or

 

10.3.12  posisi keuangan Pelanggan telah terganggu menurut pendapat Penyedia Perangkat Lunak; atau

 

 

 

10.3.13  The Customer has any proceeding taken, with respect to it in any jurisdiction to which it is subject, or any event happens in such jurisdiction that has an effect equivalent or similar to any of the events in this condition.

 

10.3.13  Pelanggan menjalani proses hukum, sehubungan dengan pihaknya di yurisdiksi manapun yang menaunginya, atau suatu peristiwa terjadi di yurisdiksi tersebut yang memiliki dampak yang serupa atau mirip dengan setiap peristiwa dalam ketentuan ini.

 

 

 

10.4           The Customer and the Software Provider hereby acknowledge and agree to waive their rights under paragraph 2 and paragraph 3 of Article 1266 of Indonesian Civil Code to the extent that a court decision is required to effect the termination of this Agreement.             

 

10.4           Pelanggan dan Penyedia Perangkat Lunak dengan ini mengakui dan setuju untuk mengesampingkan hak-hak mereka berdasarkan ayat 2 dan ayat 3 Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sejauh keputusan pengadilan diperlukan untuk melakukan pengakhiran Perjanjian ini.

 

 

 

10.5           Consequences of Termination of the Agreement.  Upon any termination by the Software Provider, the Customer shall immediately cease accessing and otherwise utilizing the Software (except as otherwise provided below).  Termination shall not relieve the Customer from the obligation to pay any Fees accrued or due and payable to the Software Provider prior to the effective date of termination (subject to the Customer’s statutory rights to withhold payments disputed in good-faith). 

 

10.5           Konsekuensi Pengakhiran Perjanjian. Setelah adanya pengakhiran oleh Penyedia Perangkat Lunak, Pelanggan harus segera berhenti mengakses dan menggunakan Perangkat Lunak (kecuali sebagaimana ditentukan lain di bawah ini). Pengakhiran tidak akan membebaskan Pelanggan dari kewajiban untuk membayar Biaya yang timbul atau jatuh tempo dan terutang kepada Penyedia Perangkat Lunak sebelum tanggal efektif pengakhiran (dengan tunduk pada hak hukum Pelanggan untuk menangguhkan pembayaran yang dipersengketakan dengan itikad baik).

 

 

 

10.6           Surviving Provisions.  Any termination of this Agreement shall not affect any accrued rights, remedies, obligations or liabilities of either Party, or any rights or remedies arising from or in connection with such termination, as set forth in this Agreement, nor shall it affect the effectiveness of provisions of this Agreement which explicitly or by nature of business remain in force after the termination of this Agreement.                                         

 

10.6           Ketentuan yang Tetap Berlaku. Setiap pengakhiran Perjanjian ini tidak akan mempengaruhi hak, pemulihan, kewajiban atau tanggung jawab salah satu Pihak yang telah timbul, atau hak atau pemulihan yang timbul dari atau sehubungan dengan pengakhiran tersebut, sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian ini, tidak pula akan mempengaruhi keberlakuan ketentuan Perjanjian ini yang secara tegas atau karena sifatnya tetap berlaku setelah pengakhiran Perjanjian ini.

 

 

 

11.               Changes to the Agreement

 

11.               Perubahan terhadap Perjanjian

 

 

 

11.1           Changes to the Agreement.  The Software Provider and the Customer agree that the Software Provider reserves the right to unilaterally change the Agreement ("Change"). The Software Provider will notify the Customer about the Change by considering a reasonable prior notice period (“Change Notification”). The Customer has the right to object to the Change with two (2) weeks prior notice before the Change is intended to become effective ("Change Effective Date"). If the Customer does not object in due time, this shall be deemed as the Customer’s acceptance of the Change and the Change shall become effective at the Change Effective Date. If the Customer objects in due time, the Software Provider may choose to either continue the Agreement with the Customer under the terms of this Agreement without the Change, or, notwithstanding 10.2 above, to terminate the Agreement with effect at the Change Effective Date. The Software Provider will specifically inform the Customer about the Software Provider’s termination right, the notice period for the Customer’s objection, the Change Effective Date and the consequences of not objecting to the Change Notification.

 

11.1           Perubahan terhadap Perjanjian. Penyedia Perangkat Lunak dan Pelanggan sepakat bahwa Penyedia Perangkat Lunak berhak untuk secara sepihak mengubah Perjanjian ("Perubahan"). Penyedia Perangkat Lunak akan memberitahu Pelanggan tentang Perubahan tersebut dengan mempertimbangkan masa pemberitahuan terlebih dahulu secara wajar ("Pemberitahuan Perubahan"). Pelanggan berhak untuk menolak Perubahan dengan pemberitahuan dua (2) minggu sebelum Perubahan yang dimaksud menjadi berlaku efektif ("Tanggal Efektif Perubahan "). Jika Pelanggan tidak mengajukan keberatan secara tepat waktu, maka hal ini akan dianggap sebagai persetujuan Pelanggan atas Perubahan tersebut dan Perubahan akan berlaku pada Tanggal Efektif Perubahan. Jika Pelanggan mengajukan keberatan secara tepat waktu, maka Penyedia Perangkat Lunak dapat memilih untuk melanjutkan Perjanjian dengan Pelanggan berdasarkan ketentuan Perjanjian ini tanpa Perubahan, atau, meskipun terdapat ketentuan pasal 10.2 di atas, mengakhiri Perjanjian yang berlaku pada Tanggal Efektif Perubahan. Penyedia Perangkat Lunak akan secara khusus memberitahu Pelanggan tentang hak pengakhiran Penyedia Perangkat Lunak, periode pemberitahuan Keberatan Pelanggan, Tanggal Efektif Perubahan dan konsekuensi dari tidak adanya keberatan atas Pemberitahuan Perubahan.

 

 

 

12.               General Provisions.

 

12.               Ketentuan Umum.

 

 

 

12.1           Relationship of the Parties.  The parties are independent contractors. This Agreement does not create nor is it intended to create a partnership, franchise, joint venture, agency, fiduciary or employment relationship between the parties.

 

12.1           Hubungan Para Pihak. Para pihak merupakan kontraktor independen. Perjanjian ini tidak menciptakan atau dimaksudkan untuk menciptakan hubungan kemitraan, waralaba, usaha patungan, agensi, pemberian kepercayaan atau hubungan kerja antara para pihak.

 

 

 

12.2           Notices.  Unless the terms of this Agreement explicitly require any other form, all notices under this Agreement must be given at least in textual form. The Software Provider and the Customer will deliver such notices by email to the address(es) and contact person(s) indicated by the Customer and the Software Provider upon registration of the Customer’s account with the Software Provider or to such other address(es) of which the parties may notify each other. The preceding sentence applies accordingly if the notices are given in writing. Furthermore, the Software Provider is entitled, to address notices to the Customer directly via the Software. 

 

12.2           Pemberitahuan.   Kecuali ketentuan-ketentuan Perjanjian ini secara tegas mensyaratkan bentuk lain, seluruh pemberitahuan berdasarkan Perjanjian ini harus diberikan setidaknya dalam bentuk tertulis. Penyedia Perangkat Lunak dan Pelanggan akan memberikan pemberitahuan melalui email ke alamat dan narahubung yang ditunjuk oleh Pelanggan dan Penyedia Perangkat Lunak pada saat pendaftaran akun Pelanggan di Penyedia Perangkat Lunak atau ke alamat lain yang diberitahukan oleh para pihak. Kalimat sebelumnya berlaku pula jika pemberitahuan diberikan secara tertulis. Selanjutnya, Penyedia Perangkat Lunak berhak, untuk memberikan pemberitahuan kepada Pelanggan secara langsung melalui Perangkat Lunak.

 

 

 

12.3           Waiver and Cumulative Remedies.  No failure or delay by either party in exercising any right under this Agreement shall constitute a waiver of that right.

 

12.3           Pengesampingan dan Upaya Pemulihan Kumulatif. Tidak ada kegagalan atau keterlambatan oleh salah satu pihak dalam melaksanakan setiap hak berdasarkan Perjanjian ini yang merupakan pengesampingan atas hak tersebut.

 

 

 

12.4           Subcontractors.  The Software Provider may commission subcontractors with the providing of the Software.

 

12.4           Subkontraktor. Penyedia Perangkat Lunak dapat menugaskan subkontraktor untuk penyediaan Perangkat Lunak.

 

 

 

12.5           Assignment.  The Customer shall not be entitled to assign any of its rights or obligations hereunder, whether by operation of law or otherwise, without the prior written consent of the Software Provider. The Software Provider shall be entitled to assign any of its rights or obligations hereunder without obtaining the Customer`s consent, except obligated otherwise by the prevailing law and regulations.

 

12.5           Pengalihan. Pelanggan tidak berhak untuk mengalihkan setiap hak atau kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini, baik karena hukum atau hal lainnya, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penyedia Perangkat Lunak. Penyedia Perangkat Lunak berhak untuk mengalihkan hak atau kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini tanpa memperoleh persetujuan dari Pelanggan, kecuali diwajibkan sebaliknya oleh hukum dan peraturan yang berlaku.

 

 

 

12.6           Governing Law.  This Agreement shall be governed exclusively by the laws of the Republic of Indonesia.

 

12.6           Hukum yang Mengatur. Perjanjian ini diatur secara eksklusif oleh hukum Republik Indonesia.

 

 

 

12.7           Language. This Agreement is made in bilingual version, being Indonesia language and English language. In the event there is any controversy between Indonesian language version and English language version, then the English language version shall prevail and the Indonesian language version will be amended to conform with the English language version.

 

12.7           Bahasa. Perjanjian ini dibuat dalam versi dwi bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dalam hal terdapat perselisihan antara versi bahasa Indonesia dan versi bahasa Inggris, maka versi bahasa Inggris yang akan berlaku dan versi bahasa Indonesia akan diubah agar sesuai dengan versi bahasa Inggris.

 

 

 

12.8           Venue.  The venue for adjudication of any disputes relating to this Agreement shall be the competent court being applicable at the registered seat of the Software Provider. However, the Software Provider shall be entitled to file actions at the court having jurisdiction at the Customer’s place of business. Each party consents to jurisdiction in such courts and waives any claims of inconvenient forum.

 

12.8           Domisili. Domisili hukum setiap sengketa yang berkaitan dengan Perjanjian ini adalah pengadilan yang berwenang yang berlaku di domisili sah Penyedia Perangkat Lunak. Namun, Penyedia Perangkat Lunak berhak untuk mengajukan tindakan hukum di pengadilan yang memiliki yurisdiksi di lokasi usaha Pelanggan. Masing-masing pihak menyetujui yurisdiksi pengadilan tersebut dan mengesampingkan segala klaim mengenai forum yang tidak nyaman.

 

 

 

12.9           Force Majeure. Each party acknowledges and agrees that it is not responsible to the other party for any failure or delay in the performance of this Agreement when such delay or failure is owing to any cause or circumstance beyond the reasonable control of the party affected, including but not limited to acts of God, explosion, fire, war, warlike conditions, hostilities, vandalism, insurrections, riots, civil commotion, criminal actions, labor strikes, national emergencies, martial law, or any law, government regulation/discretion, order or action of any governmental or military authority (each a “Force Majeure”). In any such instance, the affected party shall give due notice in writing to the other party within 7 (seven) days of the occurrence of such Force Majeure, providing satisfactory proof in respect thereof and a statement as to the anticipated effect and duration of such Force Majeure. Additionally, the affected party shall take all action within its power to fulfil its obligations under this Agreement as fully as possible and to preserve the respective interests of the parties hereto so long as the Force Majeure continues. It is understood and agreed that such non-liability shall extend only during the period and to the extent that such delay or failure is caused by a Force Majeure and the affected Party has complied in all respects with the provisions of this Article.

 

12.9           Keadaan Kahar. Setiap pihak mengakui dan menyetujui bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab kepada pihak lainnya atas kegagalan atau keterlambatan dalam pelaksanaan Perjanjian ini jika keterlambatan atau kegagalan tersebut dikarenakan penyebab atau keadaan di luar kendali wajar dari pihak yang terdampak, termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, ledakan, kebakaran, perang, kondisi serupa perang, huru-hara, vandalisme, pemberontakan, kerusuhan, pertikaian sipil, tindakan kriminal, pemogokan buruh, darurat nasional, darurat militer, atau hukum, peraturan/kebijaksanaan pemerintah, perintah atau tindakan otoritas pemerintah atau militer (masing-masing disebut "Keadaan Kahar"). Dalam setiap peristiwa tersebut, pihak yang terdampak harus memberikan pemberitahuan secara tertulis kepada pihak lainnya dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar, dengan memberikan bukti yang memuaskan sehubungan dengan hal tersebut dan pernyataan mengenai dampak dan perkiraan durasi Keadaan Kahar. Selain itu, pihak yang terdampak harus mengambil seluruh tindakan dalam kuasaannya untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini sejauh mungkin dan untuk menjaga kepentingan masing-masing pihak selama Keadaan Kahar berlangsung. Dengan ini dipahami dan disepakati bahwa pembebasan pertanggungjawaban tersebut hanya akan berlaku selama periode dan sejauh keterlambatan atau kegagalan tersebut disebabkan oleh Keadaan Kahar dan Pihak yang terdampak telah mematuhi ketentuan-ketentuan Pasal ini dalam segala hal.

 

 

 

12.10        Further Provisions.  This Agreement constitutes together with the Disclaimer Section and the references to the information of use and other referenced manuals the entire agreement between the parties with respect to the subject matter hereof. There are no agreements, representations, warranties, promises, covenants, commitments, or undertakings other than those expressly set forth herein. This Agreement supersedes all prior agreements, proposals or representations, written or oral, concerning its subject matter. No modification, amendment, or waiver of any provision of this Agreement shall be effective unless in writing and signed by the party against whom the modification, amendment or waiver is to be asserted, and entered into no earlier than the Effective Date. 

 

12.10        Ketentuan Lebih Lanjut. Perjanjian ini beserta Bagian Sanggahan dan rujukan terhadap informasi penggunaan dan rujukan pedoman lainnya merupakan keseluruhan perjanjian antara para pihak sehubungan dengan pokok permasalahan Perjanjian ini. Tidak ada perjanjian, pernyataan, jaminan, janji, kesepakatan, komitmen, atau kesanggupan selain yang secara tegas tertuang dalam Perjanjian ini. Perjanjian ini menggantikan seluruh perjanjian, proposal atau pernyataan sebelumnya, tertulis atau lisan, mengenai pokok permasalahan Perjanjian ini. Tidak ada perubahan, amandemen, atau pengesampingan ketentuan apapun dari Perjanjian ini yang akan berlaku kecuali secara tertulis dan ditandatangani oleh pihak terhadap mana perubahan, amandemen atau pengesampingan tersebut dinyatakan, dan ditandatangani tidak lebih awal dari Tanggal Efektif.

 

 

 

12.11         Representation.  The Customer agrees that its use of the Software does not constitute non-compliance with any law or regulation. The Customer acknowledges that it has an independent duty to comply with any and all laws applicable to it.

 

12.11        Pernyataan.   Pelanggan setuju bahwa penggunaan Perangkat Lunak bukan merupakan pelanggaran hukum atau peraturan apapun. Pelanggan mengakui bahwa pihaknya memiliki tugas independen untuk mematuhi setiap dan seluruh hukum yang berlaku terhadapnya.